27/08/2026
IMG-20260827-WA0022

NATUNA — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Natuna menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal pembangunan di 70 desa di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, melalui Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Ketua SMSI Natuna, Dhoni Papilius mengatakan media memiliki peran strategis dalam mendorong terciptanya pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan usai pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepulauan Riau, sekaligus Pelantikan Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa SMSI yang digelar di Ballroom Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Rabu (26/8/2026).

“SMSI Natuna siap mengawal segala program pembangunan yang ada di 70 desa di Kabupaten Natuna. Kami ingin media dapat menjadi bagian dalam mendukung pembangunan desa yang transparan, akuntabel dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dhoni.

Menurut Dhoni, keterlibatan media bukan dimaksudkan untuk mengambil alih fungsi pengawasan pemerintah maupun aparat penegak hukum. Sebaliknya, media diharapkan menjadi mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus mendorong keterbukaan publik.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) SMSI, Makali Umar, menjelaskan keberadaan Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa diarahkan untuk mendukung pendampingan dan pengawalan pembangunan di tingkat desa melalui pemanfaatan media sebagai bagian dari sistem informasi dan pengawasan.

“Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang diinisiasi Kejaksaan Agung RI,” kata Makali.

Ia menambahkan, sistem kerja Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa akan dibangun secara terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah. Dengan mekanisme tersebut, informasi mengenai perkembangan pembangunan maupun persoalan yang terjadi di desa diharapkan dapat lebih cepat terpantau melalui media monitoring.

Sementara itu, Ketua Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa Kepri, Rinaldi Samjaya, berharap organisasi tersebut dapat menjadi penghubung informasi sekaligus mitra strategis pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa.

“Kami berharap Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa dapat menjadi jembatan informasi serta mitra strategis pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa agar berjalan transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Rinaldi.

Senada, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut positif terbentuknya Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa. Menurutnya, kehadiran kelompok kerja tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan desa.

Dengan terbentuknya Pokja Newsroom Jaksa Garda Desa di tingkat daerah, SMSI berharap fungsi media tidak berhenti pada penyampaian informasi kepada masyarakat. Media juga diharapkan mampu mendorong budaya keterbukaan, partisipasi publik, serta tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum SMSI Yono Hartono, Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepri Hendri Kurniadi, Wali Kota Tanjungpinang yang diwakili Kepala Diskominfo Tanjungpinang Teguh Susanto, serta Danlanud Hang Nadim Batam yang diwakili Kasiter Lanud HNM Kapten Kal Prapto Sudarsono.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah bersama untuk memperkuat sinergi antara media, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, dan aparat penegak hukum dalam memastikan pembangunan desa berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (KG/IK)