09/07/2026
Screenshot_20260709_134249

LINGGA – Setelah sekian lama masyarakat Kabupaten Lingga menghadapi pemadaman listrik bergilir akibat defisit daya, secercah harapan akhirnya datang. Satu unit mesin genset berkapasitas 1 Mega Watt (MW) milik PT PLN (Persero) resmi tiba di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Musai, Desa Musai, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (9/7/2026).

Kedatangan mesin pembangkit tersebut menjadi langkah strategis PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Lingga yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami gangguan pasokan listrik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, genset berkapasitas 1 MW itu didatangkan dari Selat Panjang melalui jalur laut menggunakan jasa angkutan milik Diki Elanda. Perjalanan panjang yang ditempuh selama puluhan jam menjadi bagian dari upaya menghadirkan tambahan daya bagi masyarakat Lingga.

Setibanya di pelabuhan, mesin dengan bobot sekitar 20 ton itu langsung dipindahkan menggunakan trailer menuju lokasi PLTD Musai. Proses pengangkutan berlangsung penuh kehati-hatian karena harus melewati jalan yang terjal, berlumpur, serta memiliki medan yang cukup berat.

Meski menghadapi berbagai tantangan, proses mobilisasi berlangsung lancar berkat pengalaman dan profesionalisme tim pengangkut yang telah terbiasa menangani distribusi peralatan berat. Seluruh proses berjalan aman hingga mesin berhasil tiba di lokasi pembangkit.

Manajer PLN ULP Dabo Singkep, Suheri, membenarkan bahwa mesin genset tersebut telah berada di PLTD Musai dan saat ini tengah memasuki tahap pemasangan.

“Mesin genset berkapasitas 1 MW sudah tiba di PLTD Desa Musai. Selain itu, satu unit mesin baru juga telah berada di lokasi. Saat ini seluruh peralatan sedang dalam proses instalasi sebelum nantinya dioperasikan,” ujar Suheri.

Ia menjelaskan, penambahan mesin pembangkit tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi listrik sehingga defisit daya yang selama ini terjadi dapat segera teratasi.

“Kami berharap setelah proses instalasi selesai dan mesin mulai beroperasi, kekurangan daya dapat diminimalkan. Dengan demikian, pemadaman listrik bergilir dapat dihentikan secara bertahap dan pasokan listrik bagi masyarakat Kabupaten Lingga kembali normal serta lebih andal,” katanya.

Kedatangan genset baru ini disambut penuh harapan oleh masyarakat. Pasalnya, selama beberapa waktu terakhir pemadaman listrik bergilir tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak terhadap dunia usaha, pelayanan publik, sektor pendidikan, hingga pariwisata.

Apabila proses instalasi berjalan sesuai rencana, mesin baru tersebut diharapkan segera beroperasi sehingga mampu memperkuat sistem kelistrikan dan menjadi solusi atas krisis listrik yang melanda Kabupaten Lingga. (As/kg)