Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Sekretaris Daerah Sahtiar, S.H., M.M., menerima audiensi jajaran Prime Natuna EP di Ruang Kerja Bupati, Pasir Peti, Selasa (7/7/2026). (Foto: andi)
ANAMBAS (Kepriglobal.com) – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Sekretaris Daerah Sahtiar, S.H., M.M., menerima audiensi jajaran Prime Natuna EP di Ruang Kerja Bupati, Pasir Peti, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas transisi pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Blok A Natuna dari Harbour Energy kepada Prime Natuna EP sekaligus memperkenalkan identitas dan branding baru perusahaan sebagai operator.
Audiensi dihadiri Community Investment Manager Prime Natuna EP, Andri Kristianto, beserta jajaran dan Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dalam pemaparannya, Andri Kristianto menjelaskan bahwa pengalihan pengelolaan WK Blok A Natuna merupakan bagian dari keberlanjutan operasi sektor hulu migas. Ia juga menyampaikan bahwa Prime Natuna EP akan menggelar sosialisasi kegiatan pengeboran (drilling) pada Rabu (8/7/2026) kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
“Kami ingin memastikan proses transisi berjalan baik sekaligus membangun komunikasi yang terbuka dengan Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Sosialisasi drilling menjadi bagian dari komitmen kami dalam menyampaikan rencana operasional perusahaan secara transparan,” ujar Andri.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Aneng menyambut positif kehadiran Prime Natuna EP sebagai operator baru WK Blok A Natuna. Menurutnya, pergantian operator harus menjadi momentum memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah demi keberlanjutan industri migas di Anambas.
“Kami menyambut baik alih kelola ini dan berharap proses transisinya berjalan lancar. Pemerintah Daerah siap membangun kerja sama yang baik agar keberadaan sektor migas terus memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” kata Aneng.
Pada kesempatan itu, Aneng juga berharap para pekerja migas yang bertugas di WK Blok A Natuna memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang terdaftar di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Kami berharap para pekerja memiliki NPWP yang terdaftar di Anambas. Langkah ini akan memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah sehingga manfaat industri migas dapat semakin dirasakan masyarakat, tentunya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Aneng meminta Prime Natuna EP terus menjaga komunikasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan sosialisasi kegiatan drilling agar seluruh tahapan operasional berjalan aman, lancar, dan dipahami bersama.
Ia juga berharap perusahaan terus meningkatkan program tanggung jawab sosial (CSR), pemberdayaan masyarakat, serta membuka peluang yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas. (KG/Andi)
