09/07/2026
COVEWEBUDARA2-1536x1024

NATUNA – Bupati Natuna, Cen Sui Lan membawa langsung aspirasi masyarakat perbatasan kepada pemerintah pusat dengan meminta penurunan harga tiket pesawat serta penambahan rute penerbangan menuju Kabupaten Natuna. Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memperjuangkan akses transportasi udara yang lebih terjangkau dan memadai bagi masyarakat di wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pertemuan itu, Cen Sui Lan menegaskan bahwa transportasi udara bukan sekadar sarana perjalanan, melainkan kebutuhan vital yang menopang aktivitas masyarakat, distribusi logistik, pelayanan publik, investasi, hingga pengembangan sektor pariwisata di daerah kepulauan.

“Transportasi udara merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Natuna. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap tingginya harga tiket pesawat sehingga masyarakat memiliki akses transportasi yang lebih terjangkau dan aktivitas ekonomi daerah dapat terus berkembang,” ujar Cen Sui Lan.

Menurutnya, tingginya harga tiket pesawat selama ini menjadi beban bagi masyarakat sekaligus berdampak pada meningkatnya biaya distribusi barang dan jasa ke Natuna. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok, aktivitas dunia usaha, serta daya saing ekonomi daerah yang letaknya jauh dari pusat pertumbuhan nasional.

Selain meminta evaluasi terhadap kebijakan tarif penerbangan, Pemerintah Kabupaten Natuna juga mengusulkan penambahan rute penerbangan untuk meningkatkan konektivitas wilayah. Ketersediaan rute yang lebih banyak diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, membuka peluang investasi, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, serta memperkuat aktivitas perdagangan antardaerah.

Sebagai kabupaten yang berada di garis depan Indonesia, Natuna memiliki posisi strategis, baik dari sisi pertahanan maupun pembangunan nasional. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan transportasi udara dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap hasil audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Kementerian Perhubungan melalui kebijakan yang berpihak kepada daerah kepulauan dan perbatasan. Dengan tarif penerbangan yang lebih terjangkau serta bertambahnya rute penerbangan, konektivitas Natuna diharapkan semakin kuat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, mempercepat pengembangan pariwisata, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (KG/IK)