Lanud RSA dan Basarnas Natuna Kibarkan Garuda Pancasila di Pulau Terdepan NKRI

NATUNA – Prajurit The Frontliner Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna berkolaborasi bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna mengibarkan Lambang Negara Garuda Pancasila bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika di Pulau Senua, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagaimana ditetapkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pengibaran Lambang Negara Garuda Pancasila dipimpin langsung oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna Abdul Rahman, S.E.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., dan Kadispers Lanud RSA Kolonel Adm Yuli Afrizan, S.Sos.

Sebanyak 43 personel gabungan dari Lanud RSA dan Basarnas Natuna terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergitas antarinstansi sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi prajurit dan petugas yang bertugas di wilayah terluar Indonesia.

Pulau Senua dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu pulau terdepan Indonesia yang berada di kawasan strategis Laut Natuna Utara. Keberadaan pulau tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah serta menjadi beranda terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengibaran Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika menjadi simbol persatuan bangsa di tengah keberagaman, sekaligus pengingat pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Danlanud RSA Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap bangsa dan negara serta komitmen prajurit TNI Angkatan Udara dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah perbatasan udara dan maritim Natuna.

“Hari Lahir Pancasila tahun ini mengandung makna penting bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga perekat persatuan bangsa dan pedoman dalam menjaga perdamaian serta keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna Abdul Rahman menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Lanud RSA menunjukkan semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga dalam menjaga wilayah terdepan Indonesia.

Kegiatan berlangsung penuh semangat nasionalisme dengan latar panorama Pulau Senua dan Laut Natuna Utara yang menjadi simbol kokohnya persatuan Indonesia di wilayah perbatasan NKRI. (KG/IK)