Lebih dari Sekadar Polisi, Briptu Qeis Hadir Sebagai Saudara bagi Masyarakat

LINGGA – Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks, sosok polisi yang mampu hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat menjadi harapan banyak orang. Sosok tersebut tercermin dalam diri Briptu Qeis Maula Huda, seorang anggota Polri muda yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Daik, Polsek Daik Lingga, Kabupaten Lingga.

Besar di Desa Resun, Kabupaten Lingga, Briptu Qeis merupakan putra daerah yang memahami betul kehidupan masyarakat pesisir. Sebagai anggota Polri angkatan tahun 2020, ia tidak hanya menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga menjadikan profesinya sebagai ladang pengabdian kepada sesama.

Kelurahan Daik yang menjadi wilayah binaannya merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Lingga. Dengan mobilitas masyarakat yang tinggi serta beragam dinamika sosial yang terjadi, peran seorang Bhabinkamtibmas menjadi sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bagi Briptu Qeis, tugas kepolisian tidak berhenti pada menjaga situasi kamtibmas semata. Ia memilih untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang dilakukan dengan tulus dan tanpa pamrih.

Hampir setiap kesempatan yang dimiliki dimanfaatkannya untuk berinteraksi langsung dengan warga. Mulai dari mengikuti kegiatan gotong royong, membantu masyarakat yang membutuhkan, hingga terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan yang bahkan berada di luar wilayah tugasnya.

Sikap kepedulian tersebut membuat kehadirannya tidak hanya dikenal sebagai seorang polisi, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Lingga.

Kedekatan Briptu Qeis dengan warga juga terlihat dari caranya membangun hubungan dengan anak-anak. Ia kerap meluangkan waktu bermain, bercengkerama, sekaligus memberikan edukasi ringan kepada generasi muda. Kehadirannya menjadi sosok inspiratif yang mampu menghapus kesan bahwa polisi adalah figur yang menakutkan.

Sebaliknya, anak-anak melihatnya sebagai kakak sekaligus sahabat yang selalu hadir membawa keceriaan.

Briptu Qeis nampak berbaur dengan masyarakat. (F:ist)

Namun satu aksi kemanusiaan yang paling membekas di hati masyarakat adalah ketika dirinya secara sukarela mendonorkan darah bagi warga yang membutuhkan. Tanpa menunggu perintah ataupun instruksi, ia bergerak atas dorongan hati nurani untuk membantu sesama manusia.

Aksi donor darah tersebut bahkan menjadi perhatian banyak pihak karena berhasil membantu menyelamatkan nyawa seseorang yang sedang membutuhkan transfusi darah. Rasa haru dan syukur dari keluarga penerima donor darah begitu besar hingga muncul keinginan untuk mengangkat Briptu Qeis sebagai anak angkat mereka.

Bagi sebagian orang, tindakan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga yang menerima bantuan, aksi itu menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dapat memberikan harapan di tengah situasi sulit.

Ketika ditanya mengenai motivasinya, Briptu Qeis mengaku bahwa membantu orang lain sudah menjadi kebiasaan yang tertanam sejak dirinya masih kecil.

“Sejak kecil saya diajarkan untuk membantu sesama. Mulai dari hal-hal kecil hingga ketika dewasa sekarang. Bagi saya, membantu orang lain adalah bagian dari kehidupan,” ujarnya, Kamis (28/05/2026).

Nilai-nilai tersebut terus dibawanya hingga menjadi anggota Polri. Baginya, seragam yang dikenakan bukan hanya simbol kewenangan, tetapi juga amanah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di era digital saat ini, Briptu Qeis juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi publik. Melalui berbagai konten yang dibuatnya, ia menyampaikan pesan-pesan positif, edukasi kamtibmas, serta informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Konten yang disajikan dikemas secara sederhana dan mudah dipahami sehingga mampu menjangkau berbagai kalangan, khususnya generasi muda. Langkah ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri yang memanfaatkan teknologi untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Briptu Qeis saat Terima penghargaan dari Kapolda Kepri. (F:ist)

Dedikasi dan pengabdiannya tersebut akhirnya mendapat apresiasi dari institusi kepolisian. Dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Polda Kepulauan Riau Tahun 2026, Briptu Qeis Maula Huda menerima penghargaan langsung dari Kapolda Kepulauan Riau.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi, kreativitas, serta kontribusinya dalam membangun citra positif Polri melalui pendekatan yang humanis dan inspiratif.

Lebih dari sekadar penghargaan, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kehadiran polisi yang dekat dengan masyarakat masih menjadi kebutuhan utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Briptu Qeis Maula Huda membuktikan bahwa menjadi polisi bukan hanya soal penegakan hukum. Menjadi polisi juga berarti hadir ketika masyarakat membutuhkan, membantu tanpa pamrih, serta memberikan harapan melalui tindakan nyata.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, sosok-sosok seperti Briptu Qeis menjadi bukti bahwa semangat Polri Presisi dapat diwujudkan melalui pelayanan yang tulus dan pengabdian yang berasal dari hati.

Karena pada akhirnya, wajah Polri yang paling dikenang masyarakat bukanlah tentang kekuasaan atau kewenangan, melainkan tentang ketulusan, kepedulian, dan kemanusiaan.

Dan semua itu tercermin dalam sosok sederhana bernama Briptu Qeis Maula Huda, polisi humanis kebanggaan Kabupaten Lingga. (AS/kg)