09/07/2026
IMG-20260709-WA0007

NATUNA – Pangkalan TNI AU (Lanud) Raden Sadjad bersama PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Ranai menggelar simulasi Operasi Keselamatan Darurat (OKD) sebagai langkah memperkuat sistem penanganan keadaan darurat di lingkungan operasional aviasi. Kegiatan yang berlangsung di AFT Pertamina Ranai, Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (9/7/2026), menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi insiden.

Simulasi tersebut disaksikan langsung Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama jajaran Lanud dan PT Pertamina Patra Niaga AFT Ranai.

Skenario latihan menggambarkan terjadinya kebakaran pada kendaraan pengisian avtur (refueller) RNI-05 saat proses pengisian bahan bakar pesawat. Insiden dipicu kelalaian operator yang tidak memasang kabel bonding, sehingga memunculkan listrik statis yang memicu kobaran api dan mengakibatkan seorang operator mengalami luka akibat flashback fire.

Begitu insiden terjadi, tim tanggap darurat AFT Ranai segera melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, karena api terus membesar dan tidak dapat dikendalikan, status Operasi Keselamatan Darurat (OKD) Level 0 segera diaktifkan untuk mempercepat respons lintas unsur.

Merespons kondisi tersebut, Lanud Raden Sadjad mengerahkan berbagai kekuatan pendukung, meliputi unsur pemadam kebakaran, kesehatan, Polisi Militer, intelijen, serta personel pendukung lainnya. Dalam latihan ini juga diterjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan MCP/VCP, satu ambulans, dan satu mobil patroli guna mendukung proses penanganan secara terpadu.

Seluruh tahapan penanganan berlangsung sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari pengendalian api, evakuasi korban, pengamanan lokasi hingga proses sterilisasi area. Setelah seluruh skenario berhasil dilaksanakan, status Keadaan Darurat Level 0 resmi dicabut sebagai tanda situasi telah dinyatakan aman dan terkendali.

Melalui simulasi ini, Lanud Raden Sadjad dan PT Pertamina Patra Niaga AFT Ranai menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi dalam membangun budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta menjamin keamanan operasional aviasi di wilayah perbatasan Indonesia. (KG/IK)