LINGGA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lingga dalam membangun daerah secara berkelanjutan kembali terlihat dalam pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lingga yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Lingga, Senin (18/05/2026). Agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lingga Tahun Anggaran 2025 tidak hanya menjadi forum evaluasi pemerintahan, tetapi juga mencerminkan kuatnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
Kehadiran langsung Bupati Muhammad Nizar dalam rapat tersebut menjadi simbol penting bahwa komunikasi dan kolaborasi antarlembaga terus dijaga secara harmonis. Di tengah tantangan pembangunan wilayah kepulauan, kekompakan antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan optimal.
Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Lingga terus bergerak memperkuat pembangunan di berbagai sektor strategis. Mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga pengembangan sektor ekonomi masyarakat pesisir dan desa-desa terpencil. Seluruh langkah tersebut dijalankan dengan pendekatan pembangunan yang merata dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam forum Paripurna tersebut, Muhammad Nizar menegaskan bahwa rekomendasi DPRD merupakan bagian penting dalam penyempurnaan kinerja pemerintah daerah. Menurutnya, kritik, saran, dan masukan dari legislatif menjadi energi positif bagi pemerintah untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pembangunan daerah membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” ujar Nizar.
Pernyataan tersebut memperlihatkan pendekatan kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif. Pemerintah Kabupaten Lingga tidak memandang rekomendasi DPRD sebagai formalitas semata, melainkan sebagai bagian dari proses penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Suasana rapat yang berlangsung penuh semangat kebersamaan juga menunjukkan bahwa pembangunan Kabupaten Lingga saat ini bergerak dengan dukungan lintas sektor. Kehadiran unsur Forkopimda, OPD, instansi vertikal, camat, lurah, kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama menjadi gambaran bahwa pembangunan Lingga merupakan tanggung jawab bersama.
Di bawah kepemimpinan Muhammad Nizar, Pemerintah Kabupaten Lingga terus berupaya membangun pola pemerintahan yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Berbagai program yang telah berjalan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi juga menyentuh wilayah pesisir dan pulau-pulau.
Momentum Rapat Paripurna ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kuatnya sinergi, komunikasi, dan kesamaan visi antara seluruh elemen pemerintahan. Dengan kolaborasi yang terus terjaga, Kabupaten Lingga optimistis mampu melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. (kg/AS)















You must be logged in to post a comment.