LINGGA – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memastikan akan segera menggelar seleksi terbuka atau open bidding guna mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan birokrasi serta upaya menghadirkan pejabat definitif yang dinilai memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai kebutuhan pemerintahan daerah.
Kepala BKPSDM Kabupaten Lingga, Mokhtaraidi, mengatakan saat ini masih terdapat beberapa OPD yang dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, proses pengisian jabatan harus dilakukan secara selektif dan mengikuti mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin pengisian jabatan dilakukan secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan kualitas dan kompetensi aparatur sipil negara yang akan menduduki posisi eselon II.
“Ke depan kita akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan open bidding dan uji kompetensi guna pengisian jabatan di beberapa OPD terkait,” ujar Mokhtaraidi, Kamis (14/05/2026).
Ia menegaskan, proses pengisian jabatan memang membutuhkan waktu karena harus melalui sejumlah tahapan administratif, evaluasi, hingga proses seleksi kompetensi. Karena itu, ia menilai kondisi sejumlah jabatan yang masih dijabat Plt bukan merupakan bentuk kelalaian pemerintah daerah, melainkan bagian dari prosedur birokrasi yang wajib dilalui.
“Semua harus sesuai aturan. Kita ingin pejabat yang nantinya terpilih benar-benar memiliki kemampuan, integritas, dan kesiapan dalam menjalankan tugas pemerintahan,” katanya.
Salah satu OPD yang dipastikan masuk dalam agenda pengisian jabatan yakni Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga. Selain itu, BKPSDM juga memprediksi akan ada sejumlah posisi lain yang berpotensi kosong dalam waktu dekat seiring dinamika birokrasi di lingkungan Pemkab Lingga.
“ya karena ada beberapa aparatur yang memasuki masa pensiun, tentunya kita akan mengikuti aturan dari kemendagri sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Karena itu, pemerintah daerah mulai melakukan berbagai persiapan agar proses seleksi terbuka dapat berjalan maksimal dan menghasilkan pejabat yang profesional serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pelaksanaan open bidding tersebut juga menjadi bagian dari penerapan sistem merit dalam birokrasi pemerintahan, di mana pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kemampuan, rekam jejak, dan kompetensi aparatur.
Dengan adanya pengisian jabatan definitif di sejumlah OPD, Pemerintah Kabupaten Lingga diharapkan dapat memperkuat efektivitas kinerja organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah. (As/kg)












